Bapenda Eksis LakukanTerobosan Pelayanan Penerimaan PAD
SAMARINDA-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kaltim terus eksis dan berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dengan terus melakukan terobosan dan inovasi untuk mempermudah pembayaran pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor.
Kepala Bapenda Provinsi Kaltim Hj
Ismiati mengatakan berbagai terobosan dilakukan
untuk mempermudah pembayaran
pajak daerah, yang terdiri dari lima komponen yaitu pajak kendaraan bermotor, pajak bea balik nama
kendaraan bermotor, pajak bahan kendaraan bermotor, pajak air permukaan dan
pajak rokok. Dan khususnya untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan turus membuka pelayanan-pelayanan baik
di desa-desa sampai di wilayah perbatasan.
"Banyak pasilitas yang telah dipersiapkan untuk memudahkan masyarakat membayar pajak, seperti baru-baru ini telah meresmikan Sistem Administrasi
Manunggal Satu Atap (Samsat) penuh di
Samarinda Seberang, sebagai upaya dalam
memudahkan masyarakat membayar PKBnya untuk 5 tahunan,” kata Ismianti.
Ditambahkan, dalam waktu dekat ini, juga
akan meresmikan Samsat di Samboja, kemudian tahun 2020 mendatang,
Bapenda juga akan membangun Samsat di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan
di Kabupaten Kutai Kartanegara tepatnya
di Kecamatan Tenggarong Seberang.
" Upaya inovasi dan terobosan dalam
memberikan kemudahan kepada wajib pajak, sehingga diharapkan masyarakat semakin
mudah dalam membayar pajak, khususnya PKBnya,”tandasnya.
Sebelumnya, lanjut Ismiati, Bapenda
Kaltim telah bekerjsama dengan
BanKaltimtara , dimana ada pelayanan bank disitu juga bisa dilakukan pebayaran
PKB, khusunsya di daerah-daerah
terpencil sampai daerah perbatasan, dimana ada layanan Bank Kaltimtara, kita
mencoba membuka layanan (Samsat) Payment Point, bukan bankaltimtra serta
bebera pihak perbankan lainnya, termasuk
kerjasama Kantor pos, dalam rangka untuk memberikan kemudahan
masyarakat untuk membayar PKB.
“ Pada intinya, inovasi dan terobosan yang kita lakukan tidak
lain untuk memudahkan dan mendekatkan
pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa termotivasi untuk
membayar pajak kendarannya, dan itu kita harapkan dapat berimbas pada peningkatan pendapatan kita,” tegas
Ismiati.(mar/poskotakaltimnews.com)